Aksi tersebut bertujuan untuk mengkritik pemerintah Amerika Serikat yang terus melakukan serangan militer di Vietnam.
Lennon dan Ono bersama kelompok pendukungnya melakukan aksi tersebut di Hotel Hilton Amsterdam dan Hotel Fairmont Queen Elizabeth Montreal (Kanada).
Dalam aksinya, mereka mengundang media untuk melakukan wawancara dan berkarya, sampai lagu dan film dokumenter berjudul ‘Give Peace A Chance’ akhirnya tercipta.
Hotel Fairmont Queen Elizabeth Montreal ingin mengundang tamu untuk mengenang legenda tersebut, dengan bermalam di kamar Suite 1742, yang menjadi kamar tempat Lennon dan Ono melakukan aksinya.
Penawaran istimewa itu bersamaan dengan dibukanya kembali hotel setelah dilakukan renovasi selama hampir 12 bulan.
Dikutip dari Travel and Leisure, sang pemilik hotel, Ivanhoé Cambridge, mengatakan kalau renovasi dilakukan sebagai pembenahan hotel yang telah berdiri sejak 1958 ini.
Renovasi dilakukan tanpa mengubah bentuk asli bangunan hotel yang memiliki 500 kamar itu.
Khusus untuk Suite 1742, pengelola akan menambahkan teknologi virtual reality dan instalasi seni, agar tamu dapat merasakan suasana saat aksi Lennon dan Ono berlangsung.
Pernak-pernik kamarnya juga akan dibuat mirip saat kedua pasangan legendaris itu bermalam.
(ard)
Baca Kelanjutan Hotel Legendaris John Lennon dan Yoko Ono 'Buka Pintu' : http://ift.tt/2y8sBdbBagikan Berita Ini
0 Response to "Hotel Legendaris John Lennon dan Yoko Ono 'Buka Pintu'"
Post a Comment