Search

Sejumlah Maskapai Mulai Larang Keberadaan Koper Pintar

Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah maskapai penerbangan mulai menerapkan aturan mengenai koper pintar (smart luggage) yang berdaya baterai lithium-ion. Maskapai yang menerapkan aturan baru tersebut ialah Delta Air Lines, Southwest, American, dan Alaska Airlines.

Sejumlah maskapai yang berbasis di Amerika Serikat (AS) itu bakal menerapkan aturan mengenai koper pintar pada 15 Januari 2018. 

Pada November kemarin, Badan Pengelola Penerbangan AS (FAA) telah menyatakan larangannya akan keberadaan koper pintar berbaterai di bagasi dan kabin. 

Sama seperti komputer jinjing dan telepon genggam Samsung Galaxy 7, keberadaan barang tersebut dikhawatirkan dapat memicu ledakan.

FAA tetap mempersilakan penumpang pesawat menyimpan koper pintar di bagasi atau kabin, namun mereka wajib melepas baterainya dan membawanya di kabin.

Karena, jika koper pintar berserta baterainya disimpan di bagasi, kru pesawat tidak dapat mengatasinya kalau sewaktu-waktu baterai meledak.

Koper pintar memang sedang menjadi tren belakangan ini.

Tak hanya berguna untuk menyimpan pakaian, koper pintar juga memiliki fitur menambah daya baterai barang elektronik yang dibawa.

Selain itu faktor keamanannya juga kekinian, karena kunci koper dapat dibuka melalui aplikasi telepon genggam.

Bahkan, ada beberapa jenis koper pintar yang tak perlu diseret atau dijinjing, karena mereka bisa memutar rodanya sendiri, mengikuti langkah sang pemiliknya.

Dikutip dari Travel and Leisure, sebelum maskapai yang disebut di atas, Virgin Australia dan Qantas telah memberlakukan aturan yang sama mengenai koper pintar.

(ard)

Let's block ads! (Why?)

Baca Kelanjutan Sejumlah Maskapai Mulai Larang Keberadaan Koper Pintar : http://ift.tt/2z8Q90x

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Sejumlah Maskapai Mulai Larang Keberadaan Koper Pintar"

Post a Comment

Powered by Blogger.