Kuil Sambor Prei Kuk atau yang dalam bahasa Khmer berarti ‘pura dalam kekayaan hutan’, terletak 206 kilometer di Kampong Thom, utara ibu kota Kamboja, Phnom Penh.
Kuil Sambor Prei Kuk dibangun dibangun pada masa Kekaisaran Chenla, sekitar abad ke-enam sampai ke-tujuh.
Di kuil seluas sekitar 10 hektare itu, terdapat 150 kuil yang digunakan untuk ritual pemeluk agama Shaivisme, kepercayaan yang merupakan percabangan dari agama Hindu.
|
|
Dari ratusan kuil, sepuluh di antaranya memiliki bentuk bangunan bersegi delapan. Namun, banyak kuil yang sudah hancur dimakan usia.
“Unsur rancangan Kuil Sambor Prei Kuk, mulai dari pilar sampai pintu, merupakan mahakarya sejati,” tulis UNESCO dalam keterangan resminya.
Selain Kuil Sambor Prei Kuk, Kamboja juga memiliki dua situs sejarah lain yang masuk dalam daftar UNESCO, yakni Kuil Angkor Wat (pada 1992) dan Kuil Preah Vihear (2008).
Kuil Angkor Wat yang berada di kawasan Siem Reap menjadi populer setelah digunakan sebagai lokasi syuting film ‘Lara Croft’, yang dibintangi oleh aktris Angelina Jolie.
Keberadaan situs sejarah tentu saja menambah kepercayaan diri pemerintah Kamboja dalam mengembangkan industri pariwisatanya.
Tahun 2016, sebanyak 5 juta orang wisatawan mancanegara telah berkunjung ke Kamboja. Tahun ini diperkirakan jumlah kunjungan mengalami kenaikan mencapai 5,5 juta orang.
(ard)
Baca Kelanjutan Kuil di Kamboja Kembali Masuk Daftar Situs Warisan Dunia : http://ift.tt/2txYRFSBagikan Berita Ini
0 Response to "Kuil di Kamboja Kembali Masuk Daftar Situs Warisan Dunia"
Post a Comment