
Manfaat dari staycation bukan hanya bisa dirasakan orang dewasa, tapi begitu juga dengan anak-anak yang sudah tersandera stres.
"Tidak sedikit anak zaman sekarang yang merasa terbebani oleh pekerjaan rumah sampai aktivitas yang melelahkan," ujar seorang ahli neuropsikologi, Dr. Amy Serin, seperti yang dikutip dari SheKnows pada Senin (3/12).
"Menghabiskan waktu dan tenaga di tengah padatnya musim liburan jelas bukan ide yang baik untuk menghargai waktu berharga bersama keluarga."
Menurutnya hal yang harus dilakukan oleh orang tua untuk membuat staycation menjadi menarik adalah jangan habiskan waktu layaknya orang yang tidak berlibur, misalnya masih membawa pekerjaan di tengah staycation.
Menjelajahi kota tempat tinggal dengan berlaku layaknya turis bisa menjadi pilihan yang tepat.
Meriset apa saja yang berada di sekitar tempat tinggal, dan menggalinya lebih dalam lagi lewat berbagai situs yang memberikan rekomendasi tempat bersantai sembari menghabiskan waktu bersama keluarga adalah kuncinya.
Selain itu, pastikan semua anggota keluarga membatasi penggunaan peralatan elektronik yang tersambung dengan jaringan internet agar waktu staycation bisa lebih khusyuk.
(agr/ard) Baca Kelanjutan Staycation, Cara Terbaik untuk Liburan Keluarga : https://ift.tt/2SCbwS3Bagikan Berita Ini
0 Response to "Staycation, Cara Terbaik untuk Liburan Keluarga"
Post a Comment